Menu

Mode Gelap
Wakil Bupati Luwu Buka Gerakan Pangan Murah Jelang Ramadan 2026, Upaya Nyata Kendalikan Inflasi Tinjau Layanan Kesehatan, Bupati Luwu Evaluasi Langsung Kondisi Puskesmas Noling Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

Daerah

Aliansi GPMB Duduki Ruang Sidang Paripurna DPRD Bulukumba, Tolak Jokowi Tiga Periode

badge-check


					Aliansi GPMB Duduki Ruang Sidang Paripurna DPRD Bulukumba, Tolak Jokowi Tiga Periode Perbesar

BULUKUMBA,-TEROPONSULSELJAYA.Com- Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Kabupaten Bulukumba menggelar Aksi besar-besaran di depan kantor DPRD, Senin (11/04) Siang. Para demonstran kemudian berbondong-bondong memasuki ruang aspirasi DPRD untuk menyampaikan tuntutannya.

Karena kondisi yang tak kondusif massa aksi berteriak kepada legislator untuk di sambut aspirasinya diruang sidang paripurna DPRD Bulukumba. Dalam ruang sidang tersebut dihadiri oleh Beberapa fraksi partai yaitu, Ketua DPRD (H. Rijal ) fraksi PPP, fraksi PKB (Fahidin).

Jenderal lapangan Sulfikar Asyraf, mengemukakan Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan dengan beberapa tuntutan yaitu penundaan pemilu 2024, menolak perpanjangan isu masa jabatan presiden, turunkan pajak pertambahan nilai (PPN), dan atasi Kelangkaan bahan pokok (minyak goreng).

” Isu – isu nasional yang di aspirasikan di DPRD Bulukumba agar kiranya Ketua DPRD dan seluruh pimpinan fraksi harus ikut andil mendukung serta menyertai gerakan kami untuk di sampaikan ke DPR RI,” ucapnya.

Ketua Bidang PTKP HMI Cabang Bulukumba Ardianto Sudra mengatakan bahwa di tiap pelosok daerah yang ada di Indonesia tentunya melakukan gerakan bersama 11 April 2022. Hal ini menandakan bahwa negara saat ini sedang dalam kritis dan sedang tidak baik-baik saja.

“Gerakan kami ini gerakan yang terkonsolidasi dengan nasional. Isu perpanjangan masa jabatan tiga periode presiden jelas telah merusak konstitusi dan undang-undang yang berlaku. Belum lagi terkait kenaikan PPN yang awalnya 10% kini menjadi 11% sehingga imbas dan dampaknya besar bagi para pelaku usaha,” jelasnya.

Menyikapi massa unjuk rasa, Fraksi PKB Fahidin, mengatakan bahwa oligarki-oligarki politik inilah yang terus memperdebatkan tanpa wujud hingga sekarang. Namun pernyataan itulah yang di anggap hak semua bangsa sebagai bentuk demokrasi. Seluruh rakyat boleh berpendapat termasuk partai-partai politik.

“Karena itu kami apresiasi adik-adik PMII dan HMI sebagai bentuk perjuangan bangsa ini. Sebagai Anggota Fraksi di DPRD saya terang benderang menolak penundaan Pemilu,” jelas Ketua DPC PKB Bulukumba saat menerima aspirasi mahasiswa tersebut.

Selain itu, Kata Dia, pemerintah dalam hal ini presiden Jokowi sudah menyatakan bahwa itu sesuai konstitusi dan meminta kepada DPR serta KPU untuk dilaksanakan pemilu pada 14 Februari 2024 dan itu sudah final.(red)

Baca juga

Jembatan yang Dinanti Warga Akhirnya Berdiri, Bupati Luwu Resmikan Salubua–Kaili di Suli Barat

14 Februari 2026 - 10:15 WITA

Pemkab Luwu Luncurkan Gerakan Jumat Bersih, Dorong Kesadaran Kolektif Jaga Lingkungan

13 Februari 2026 - 18:20 WITA

Bupati Luwu Tekankan Evaluasi dan Penguatan Strategi Dakwah pada Pembekalan Muballigh

12 Februari 2026 - 16:11 WITA

Pemkab Luwu dan Masmindo Dwi Area Serahkan Fasilitas Pengolahan Nilam: Perkuat Usaha dan Peluang Kerja Masyarakat.

12 Februari 2026 - 13:47 WITA

Dari Tilawah ke Teladan: Luwu Menyiapkan Generasi Qur’ani Berkeadaban

12 Februari 2026 - 13:37 WITA

Trending di Daerah