Menu ✖

Mode Gelap
Kantah Luwu Terima Audiensi Dewan Pastoral Paroki Santo Petrus Padang Sappa, Bahas Kepastian Hukum Aset Gereja Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Mengikuti Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Kinerja Tahun 2026 Tingkatkan Kualitas Informasi Publik, Kantah Luwu Ikuti Pengembangan Website ATR/BPN Bukan Sekadar Seragam, Pemkab Luwu Dorong Sekolah Sehat dan Budaya Literasi di Noling Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN Dari Wajo untuk Sulsel: IWO Perkuat Kebersamaan, Jaga Integritas Pers, dan Suarakan Aspirasi Masyarakat

Daerah

Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur

badge-check


					Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur Perbesar

SAMARINDA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Sebagian wilayah Kaltim sudah ditetapkan menjadi ibu kota negara. Dasarnya, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Banyak alasan dikemukakan mengapa akhirnya Presiden Joko Widodo menetapkan hatinya untuk memilih Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Kesiapan infrastruktur menjadi salah satu alasan. Dimana, dua bandara representatif akan mengapit Ibu Kota Nusantara (IKN). Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Bandara APT Pranoto di Samarinda.

Dua kota besar penyangga IKN itu juga sudah terhubung dengan jalur transportasi tol. Selain itu, Balikpapan dan Samarinda juga sudah dilengkapi dengan pelabuhan berskala internasional. Kedua kota pun sudah memiliki berbagai fasilitas umum yang representatif baik di bidang jasa dan kesehatan. Lahan IKN juga milik negara.

“Kalimantan Timur ini levelnya memang dunia. Sekelas Paris ada. Sekelas London ada. New York, Jakarte, ada semua,” kata Gubernur Isran Noor memberi motivasi para rektor dan dosen perguruan tinggi swasta, beberapa hari lalu di Balikpapan.

“Bahkan kota yang tidak pernah tidur, kita juga punya, namanya Kota Bangun (kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara). Mereka tidak punya,” canda Gubernur dibalas tawa hadirin.

Gubernur Isran lalu memberi motivasi bahwa IKN sudah ditetapkan di Kaltim. Orang Kaltim harus ambil bagian dengan percaya diri. Namun percaya diri juga harus didukung dengan kompetensi dan kualitas.

“Maka semua harus menyiapkan diri dengan baik. Jangan mau hanya jadi penonton. Tapi tidak bisa juga mentang-mentang SDM lokal, lalu minta masuk begitu saja ke IKN. Harus dengan kualitas, dengan kompetensi yang mumpuni. Harus yakin, harus percaya diri kita bisa bersaing,” tutup Gubernur.(*Ahf)

Baca juga

Kantah Luwu Terima Audiensi Dewan Pastoral Paroki Santo Petrus Padang Sappa, Bahas Kepastian Hukum Aset Gereja

16 Oktober 2026 - 01:19 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Mengikuti Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Kinerja Tahun 2026

16 Oktober 2026 - 01:15 WITA

Tingkatkan Kualitas Informasi Publik, Kantah Luwu Ikuti Pengembangan Website ATR/BPN

16 Oktober 2026 - 01:11 WITA

Dari Wajo untuk Sulsel: IWO Perkuat Kebersamaan, Jaga Integritas Pers, dan Suarakan Aspirasi Masyarakat

14 Oktober 2026 - 21:15 WITA

Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tekankan Penyelesaian Pekerjaan Dan Kekompakan Pegawai Dalam Apel Pagi

14 Oktober 2026 - 18:50 WITA

Trending di Daerah