Menu

Mode Gelap
HUT Desa Tana Rigella ke-28, Momentum Satukan Perbedaan dan Perkuat Silaturahmi Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Kamar Mandi UGD Puskesmas Larompong Selatan Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan

Daerah

GF Komponen Malaria Bersama P2PM Dinkes Prov Kaltim Gelar Penyegaran Entomologi Kesehatan Malaria

badge-check


					GF Komponen Malaria Bersama P2PM Dinkes Prov Kaltim Gelar Penyegaran Entomologi Kesehatan Malaria Perbesar

BALIKPAPAN,-TEROPONGSULSELJAYA.Com-Penyegaran Entomologi Malaria Untuk Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Puskesmas Provinsi Kalimantan Timur yang di selenggarakan Bidang P2P Dinkes Kaltim bersama Global Funds Malaria Kaltim,selama 6 mulai hari Selasa – Minggu, 11-16 April 2023 bertempat di Hotel Horison Ultima Balikpapan,

Dalam Kegiatan ini Kepala Dinas Kesehatan Prov Kaltim ” Dr dr H Jaya mualimin” memberikan sambutan sekaligus membuka acara kegiatan tersebut pada hari Rabu, 12 April 2023, mengatakan bahwa Malaria di Provinsi Kalimantan Timur merupakan masalah kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, hal ini mengacu pada program pemerintah tentang eliminasi Malaria di Indonesia pada Tahun 2030.

Sesuai dengan peta jalan strategi eliminasi malaria wilayah, Regional Maluku dan Kalimantan termasuk Kalimantan Timur ditargetkan Eliminasi Malaria pada tahun 2027, Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, dan Kabupaten Kutai Kartanegara telah mendapatkan status bebas malaria, dan untuk tahun ini Kabupaten Mahakam Ulu telah dilakukan uji petik untuk peniliaian eliminasi malaria. Lanjut dr.Jaya Mualimin.

Beberapa kabupaten yang lain masih memiliki fokus aktif persisten malaria dimana masih ditemukan kasus malaria lokal selama 5 tahun terakhir. Hasil identifikasi sementara kasus malaria ditemukan utamanya pada populasi khusus yang bekerja di sektor kehutanan.

Pengendalian vektor merupakan salah satu kunci keberhasilan pengendalian malaria. Jika vektor dapat dikendalikan dengan baik maka penularan penyakit dapat dihindari. Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 Tentang Kesehatan Lingkungan, menyatakan bahwa upaya pengendalian vektor harus dilakukan secara komprehensif, meliputi upaya pengenalan bio ekologi vektor, perilaku vektor, status resistensi vektor, efikasi insektisida dan kegiatan pengendalian vektor.

Dengan adanya Penyegaran Entomologi malaria bagi petugas dinas Kesehatan kabupaten/ kota dan puskesmas diharapkan mampu meningkatkan kapasitas petugas Kesehatan kabupaten/kota dan puskesmas dalam pengendalian malaria khususnya di bidang entomologi.
.
Pelaksanaan kegiatan penyegaran entomologi dilaksanakan selama 6 hari 11-16 April 23 (50 JPL) dengan peserta sebanyak 69 orang dan narasumber berasal dari Kemenkes RI, B2P2VRP Salatiga, Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Dinkes Prov Kaltim.

Sesuai jadwal kegiatan ,dihari ke 4 ( hari Jumat ) peserta akan berkunjung di lokasi hutan wilayah penajam Paser Utara untuk praktek lapangan. (*Ahf)

Baca juga

HUT Desa Tana Rigella ke-28, Momentum Satukan Perbedaan dan Perkuat Silaturahmi

16 September 2026 - 19:39 WITA

Polda Sulsel Gelar Konferensi Pers Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

14 September 2026 - 14:27 WITA

Peti Salu Bua Ditertibkan Dua Hari, 4 Alat Berat Berhasil Dievakuasi

12 September 2026 - 21:23 WITA

Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Administrasi Dan Yuridis Pertanahan

11 September 2026 - 20:54 WITA

Seleksi Berlanjut, Kantor Pertanahan Luwu Gelar Wawancara Calon Tenaga Teknis Survei Dan Pemetaan

11 September 2026 - 20:49 WITA

Trending di Daerah