Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Hortikultura Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Meraih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB Ikuti Bazar Ramadan Kementerian ATR/BPN, Pegiat UMKM Kolaborasi untuk Perkenalkan Produk Unggulan Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpi Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

Daerah

BAZNAS Terima Pendampingan Audit Syariah

badge-check


					BAZNAS Terima Pendampingan Audit Syariah Perbesar

BULUKUMBA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba mendapat kunjungan dari Tim Pendapingan Audit Syariah Kanwil Agama Sulawesi Selatan, Kamis (5/9) lalu.

Menurut Kabid Penais Zakat dan Wakaf Dr. H. Abdul Gaffar, Tim Pendampingan Audit Syariah dilakukan untuk memastikan seluruh tata kerja pengelolaan zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kab. Bulukumba sesuai dengan hukum syariat Islam dan perundang-undangan yang berlaku, sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 23 Tahun 2011 dan PP. 14 Tahun 2014.

“Semuanya harus berpedoman pada tiga aman; aman syar’i, aman regulasi, dan aman NKRI,” ujarnya.

Kabid Penaiszawa mengapresiasi kinerja BAZNAS Kab. Bulukumba yang semakin baik. “Baznas Kab. Bulukumba terpantau sebagai salah satu Baznas terbaik di Sulsel dan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat oleh BAZNAS merupakan amanah agama dan negara. Karenanya, pihaknya meminta agar setiap BAZNAS senantiasa akuntabel dan transparan dalam pengelolaan ZIS dan DSKL.

Hal itu dapat dilakukan dengan mengembangkan penguatan literasi zakat. “Literasi zakat butuh pengembangan, terutama melalui para dai-dai kita,” harapnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, dari sisi pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS Kab. Bulukumba lebih unggul dibanding BAZNAS lainnya. Kendati demikian, tetap harus ada upaya peningkatan, termasuk dalam hal pelaporan, agar public trust dapat terus meningkat.

“Baznas harus lebih profesional, lebih transparan melalui tata kelola yang baik di tengah tengah masyarakat, dengan penuh tanggung,” pukasnya.

Sementara Kepala Kantor Agama Bulukumba H. Misbah, M.Ag mengungkapkan, pihaknya juga menekankan pentingnya pengembangan dan penguatan literasi zakat, penyebarluasan informasi dan pelaporan pengelolaan seluas mungkin, agar masyarakat luas memahami dengan baik terkait pengelolaan ZIS dan DSKL.

Sekadar informasi, Tim Pendampingan Audit Syariaj didampingi oleh Ketua Dewan Pengawas BAZNAS Kab. Bulukumba Drs. KH. Tjamiruddin, Kasi Penzawa Kemenag Bulukumba dan lainnya.(*)

Baca juga

Wakil Bupati Luwu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Sertipikat Wakaf, PTSL, serta Aset Pemda

5 Maret 2026 - 22:08 WITA

Forum Desa Wujudkan Aspirasi 21 Desa Wilayah Operasional, Pemkab Luwu dan MDA Realisasikan Program Kerja.

5 Maret 2026 - 12:22 WITA

Bupati Patahudding Genjot Reformasi Pengelolaan Sampah, Luwu Masuk Status Pembinaan

5 Maret 2026 - 03:04 WITA

Bupati Luwu Dorong Kolaborasi Strategis, Forum Desa PT Masmindo Jadi Titik Awal Investasi Berkelanjutan

3 Maret 2026 - 23:55 WITA

Sinergi Cegah Stunting, Luwu Kantongi Penghargaan MBG 3B Tahun 2026

3 Maret 2026 - 17:52 WITA

Trending di Daerah