Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Hortikultura Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Meraih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB Ikuti Bazar Ramadan Kementerian ATR/BPN, Pegiat UMKM Kolaborasi untuk Perkenalkan Produk Unggulan Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpi Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

Daerah

Pj Sekprov Buka Rakor High Level Meeting Evaluasi Championship TP2DD

badge-check


					Pj Sekprov Buka Rakor High Level Meeting Evaluasi Championship TP2DD Perbesar

MAKASSAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Pj Sekprov Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) High Level Meeting Evaluasi Championship Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) tahun 2023, yang dilaksanakan di Hotel Claro, Rabu, 6 Desember 2023.

Menurut Arsjad, dirinya sebagai perwakilan Pemerintah provinsi tentu sangat mendukung adanya upaya dalam rangka mendorong percepatan digitalisasi pemerintah daerah, baik dari sisi belanja maupun dari sisi pendapatan keuangan daerah.

Kegiatan evaluasi ini, kata Arsjad, tentunya menjadi bagian untuk mengetahui sejauh mana pencapaian yang sudah dilakukan oleh TP2DD masing-masing kabupaten kota.

“Alhamdulillah, untuk Sulawesi Selatan level digitalisasinya cukup baik yang berada di angka 97 persen. Dan kita juga berharap agar mudah-mudahan kabupaten kota bisa mengikuti itu,” ucap Arsjad.

Perlu diketahui bersama, lanjut Arsjad, pada bulan Oktober lalu Pemprov Sulsel meraih penghargaan juara umum terkait TP2DD untuk zona Sulawesi, kemudian untuk program unggulan Pemprov Sulsel memiliki inovasi yang namanya Sulawesi in your Hand dan ini juga meraih penghargaan prestasi terbaik.

Tentu ia berharap agar ini bisa dipertahankan dan setidaknya ada inovasi-inovasi lain yang bisa dihadirkan dalam rangka meningkatkan level digitalisasi keuangan daerah.

Selain itu, kata Arsjad, hal yang terpenting bahwa digitalisasi ini tidak berhenti sampai pola keuangan saja. Tetapi juga di semua layanan. “Karena kita tahu bahwa Keppres nomor 95 tahun 2018 tentang sistem pengelolaan pemerintahan berbasis elektronik itu mendorong untuk digitalisasi,” imbuhnya.

Ia sangat berterima kasih dengan kegiatan ini, apalagi ke depannya pemerintah pusat menyiapkan insentif fiskal untuk TP2DD ini.

“Mudah-mudahan kita bisa menggabungkan kedua penghargaan ini. Karena kita sebagai Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang terbaik dan tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah yang terbaik. Nah, jika ini digabung tentu luar biasa prestasi pemerintah provinsi Sulsel,” tandasnya.

Hadir dalam Rakor tersebut Sekban Bapenda Sulsel Andi Satriadi Sakka, Bapenda Kabupaten/Kota, perwakilan BI, dan TP2DD. (*)

Baca juga

Wakil Bupati Luwu Hadiri Buka Puasa Bersama dan Penyerahan Sertipikat Wakaf, PTSL, serta Aset Pemda

5 Maret 2026 - 22:08 WITA

Forum Desa Wujudkan Aspirasi 21 Desa Wilayah Operasional, Pemkab Luwu dan MDA Realisasikan Program Kerja.

5 Maret 2026 - 12:22 WITA

Bupati Patahudding Genjot Reformasi Pengelolaan Sampah, Luwu Masuk Status Pembinaan

5 Maret 2026 - 03:04 WITA

Bupati Luwu Dorong Kolaborasi Strategis, Forum Desa PT Masmindo Jadi Titik Awal Investasi Berkelanjutan

3 Maret 2026 - 23:55 WITA

Sinergi Cegah Stunting, Luwu Kantongi Penghargaan MBG 3B Tahun 2026

3 Maret 2026 - 17:52 WITA

Trending di Daerah