teropongsulseljaya.com , Kepulauan Aru, Dobo-Maluku, World of Dance Indonesia 2024 Mengusung “All Style Tournament” yang diadakan di Hongkong Garden Restaurant, Bali 09 Maret 2024 mendatang membawa kesan tersendiri oleh Kalangan masyarakat Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

Pasalnya, Ajang kompetisi perlombaan tari hip hop berskala internasional yang diadakan oleh World of Dance (WOD) sebagai perusahaan Dance Entertainment terbesar di dunia ini akan diikuti oleh “Beta Jargaria” Komunitas tari asal Kota Dobo.

Kabar keikutsertaan Beta Jargaria dalam Ajang ini, tentu menjadi kebanggaan tersendiri dikarenakan ada talent besar yang tersembunyi di Tanah Bumi Aru.

Founder Beta Jargaria “Trila” kepada tim teropongsulseljaya.com mengatakan bahwa kesiapan untuk menang menghadapi 27 Peserta dari berbagai daerah dan provinsi di seluruh Indonesia sudah cukup matang 10/02/2024.
“Kami sudah matang 90% untuk ikut bertarung melawan 27 peserta dari berbagai daerah dan provinsi apalagi ada 2 Komunitas dari Maluku yang ikut serta dan Beta Jargaria salah satunya,” ucap Trial yang juga berprofesi sebagai wirausaha.
Lanjut, “Lewat ini, Beta Jargaria juga ingin menjadi contoh bagi teman-teman pelaku seni yang ada agar bisa push lebih lagi bakat yang mereka punya dan bisa membuat nama Aru harum dikancah Nasional maupun Internasional, karena Aru (Bumi Jargaria ) layak diperhitungkan.
Lanjutnya lagi, “saat ini kami fokus juga pada persiapan transportasi & akomodasi yang baru diangka 25% tapi kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin untuk tetap ke Bali dengan untuk mengharumkan nama Aru di event sebesar World Of Dance Asal California Selatan, Amerika”, jelasnya.
Perlu diketahui bahwa menjadi bagian dari peserta seleksi WOD cukup berat, beberapa tahapan proses perlu dilakukan salah satunya adalah mengirim video perform dan di nilai langsung oleh pihak WOD.
Ujung perjumpaan, Trila juga menegaskan bahwa nama Beta Jargaria yang dilabelkan pada komunitasnya merupakan kebanggaan untuk mempresentasikan nama daerah kabupaten Kepulauan Aru yang berjuluk “Bumi Jargaria”.
Komunitas Tari “BETA JARGARIA” dalam program pelatihan untuk kompetisi ini melibatkan empat Choreographer, yaitu Empinem, Tosans, Brains dan Trila. Wilhelmus Kundre, SE sebagai Ketua, Tri Soebagya, S. Kom sebagai sekretaris & Matheus Talangembun, SE sebagai Bendahara.(Cj-Hid/Red)






