Menu

Mode Gelap
Pemdes Temboe Bahas RKPDes 2027, Serap Aspirasi Warga dan Prioritaskan Program Pembangunan Desa Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial

Daerah

Nikel Produksi PT BMS Dipamerkan di APKASI

badge-check


					Nikel Produksi PT BMS Dipamerkan di APKASI Perbesar

JAKARTA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menggelar Rakernas ke-XVI dan APKASI Otonomi Expo (AOE) Tahun 2024 di Hall A dan B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Presiden Joko Widodo, Presiden RI Joko Widodo membuka secara resmi Rakernas APKASI tersebut.

Kegiatan ini dihadiri seluruh kabupaten di Indonesia termasuk Kabupaten Luwu, dimana Penjabat (PJ) Bupati Luwu, Muhammad Saleh, didampingi, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Rahimullah, Kepala Bappelitbangda, Moch Arsal Arsyad, Kepala Inspektorat, Achmad Awwabin, Kepala BKAD, Alamsyah.

Muhammad Saleh, menyebutkan Rekernas dan APKASI Otonomi Expo (AOE) Tahun 2024, merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahunnya.

“Di Kegiatan ini sejumlah isu-isu dan rencana strategis pembangunan daerah jadi pembahasan. APKASI ini juga menjadi ajang memamerkan potensi daerah,” katanya.

Melalui AOE 2024, diharapkan Luwu mampu menarik investor agar menanamkan modalnya di Luwu.

“AOE 2024 diharapkan memberikan dampak besar bagi peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Luwu dengan hadirnya investor baru kedepan,” ujar Saleh.

Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Rahimullah, menambahkan, Pemkab Luwu sendiri menghadirkan sejumlah potensi.

Di Bidang industri, menghadirkan potensi emas yang sementara dikelolah PT Masmindo dan pabrik smelter milik PT Bumi Mineral Sulawesi yang saat ini tengah produksi nikel pertama di Kabupaten Luwu bahkan pabrik nikel pertama di Indonesia Timur milik anak negeri.

“PT BMS hadir dalam AOE 2024. Hasil atau produksi pabrik smelter PT BMS berupa batangan nikel ikut dipamerkan. Ini menarik perhatian sejumlah pengusaha yang menghadiri AOE 2024,” ujarnya.

Dari pemaparan Site Manager PT BMS, Zulkarnaen, yang ikut mendampingi PJ Bupati Luwu, menyebutkan, Agustus atau September, perusahaan milik Kalla Group ini mulai melakukan ekspor nikel perdana mereka ke Amerika dan Eropa.

Diketahui, PT BMS menargetkan membangun 6 tungku atau pabrik nikel dan nikel sulfat, yang berlokasi di Kecamatan Bua Kabupaten Luwu.

Hingga saat ini, PT BMS telah menyelesaikan satu tungku dan ditarget 2025 tungku atau pabrik dua selesai, kemudian melanjutkan pabrik ke tiga di tahun yang sama.

Data Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu, PT BMS telah menyerap 1.800 tenaga kerja, dimana 75 persen diantara merupakan warga lokal Kabupaten Luwu.(*)

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah