Menu

Mode Gelap
Pemdes Temboe Bahas RKPDes 2027, Serap Aspirasi Warga dan Prioritaskan Program Pembangunan Desa Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial

Sosial

Truk Pengangkut Semen Alami Kecelakaan Tunggal di Lare-lare, Sopir Dilarikan ke RSUD Rampoang

badge-check


					Truk Pengangkut Semen Alami Kecelakaan Tunggal di Lare-lare, Sopir Dilarikan ke RSUD Rampoang Perbesar

BREAKING NEWS

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Sebuah truk Toyota Dyna berwarna merah pengangkut bahan bangunan berupa semen mengalami kecelakaan tunggal di Desa Lare-lare, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu. Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (22/9/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Truk yang melaju dari arah Bua menuju Desa Buntu Kamiri, Kecamatan Ponrang, diduga hilang kendali hingga keluar jalur dan mengalami kecelakaan. Sopir truk bernama Ruslan mengalami luka berat dan segera dilarikan ke RSUD Rampoang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Menurut keterangan warga di sekitar lokasi, sopir diduga mengantuk saat mengemudi sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. “Tiba-tiba mobil oleng sendiri, mungkin sopir ngantuk,” ujar salah seorang saksi mata.

Akibat kecelakaan tersebut, truk Toyota Dyna mengalami rusak berat, terutama pada bagian kabin yang ringsek, sementara material yang diangkut berhamburan di lokasi kejadian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan. Warga sekitar yang berada di lokasi turut membantu proses evakuasi korban dan kendaraan.

Kejadian ini kembali menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di jalur Bua–Ponrang yang dikenal rawan, baik karena kondisi jalan maupun padatnya kendaraan pengangkut material bangunan.
***kurty***

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial