Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Daerah

PMI BULUKUMBA “Mati Suri”, Kepengurusan Kerap Berganti tapi Minim Kinerja

badge-check


					PMI BULUKUMBA “Mati Suri”, Kepengurusan Kerap Berganti tapi Minim Kinerja Perbesar

Bulukumba, -Teropongsulseljaya.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba kembali menjadi sorotan. Sejumlah relawan dan mantan pengurus menilai roda organisasi kemanusiaan ini tak berjalan sebagaimana mestinya. Meski kepengurusan kerap berganti hampir setiap semester, namun aktivitas dan aksi sosial PMI di tengah masyarakat nyaris tak terlihat.

Salah satu demisioner kepala markas PMI Bulukumba, Evi, mengaku terkejut saat mengetahui dirinya telah digantikan tanpa pemberitahuan resmi.

“Saya saja tidak tahu kalau sudah digantikan dengan orang baru, karena tidak menerima surat perhentian. Setidaknya ada pemberitahuan sebelumnya kalau mau diganti,” ujarnya dengan nada kecewa.

Kondisi serupa juga dirasakan pengurus PMI tingkat ranting. Mereka mengaku kebingungan untuk menjalankan kegiatan karena tidak ada arahan maupun koordinasi dari tingkat kabupaten.

“Kami di ranting pusing juga mau buat apa, sedangkan di kabupaten saja tidak ada kegiatan,” ungkap salah satu pengurus ranting yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, relawan PMI Bulukumba, Fandi, menilai persoalan ini bukan hal baru. Menurutnya, sistem kepengurusan yang terus diperbarui tanpa diikuti kinerja nyata justru membuat organisasi terkesan “mati suri”.

“Sudah lama seperti ini, SK kepengurusan terus berganti tapi tidak ada aktivitas berarti di lapangan,” jelasnya.

Ia berharap, kondisi tersebut menjadi perhatian serius PMI Provinsi Sulawesi Selatan untuk turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh.

“PMI provinsi harus ambil langkah agar PMI Bulukumba bisa sehat kembali dan benar-benar hadir untuk masyarakat,” tegas Fandi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PMI Kabupaten Bulukumba belum memberikan tanggapan resmi terkait tudingan tersebut.

Baca juga

Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute

22 April 2026 - 17:16 WITA

Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan

21 April 2026 - 18:07 WITA

Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

21 April 2026 - 18:03 WITA

Libatkan Masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Laksanakan Pemeriksaan Lapang PTSL di Desa Cimpu Utara

19 April 2026 - 08:06 WITA

800 Rider Taklukkan Jalur Ekstrem Latimojong, Wabup Luwu Buka Adventure Trail Penuh Adrenalin

18 April 2026 - 20:42 WITA

Trending di Daerah