Menu

Mode Gelap
Tak Ingin Anak Luwu Tumbuh Terhambat, Bupati Ajak Warga Jadi “Orang Tua Asuh” Lawan Stunting Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute Bupati Luwu dan BPS Sulsel Bahas Sensus Ekonomi 2026, Siap Perkuat Data Daerah Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu Dinkes Luwu Bergerak Cepat, dr. Rosnawary Ungkap Langkah Nyata Menuju Wistara Paripurna 2027

Daerah

DPKH Prov Kaltim Menggelar Bimtek Kader Siaga Zoonosis di Kota Samarinda

badge-check


					DPKH Prov Kaltim Menggelar Bimtek Kader Siaga Zoonosis di Kota Samarinda Perbesar

SAMARINDA,-Teropongsulseljaya.Com- 30 Oktober 2025 – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis Kader Siaga Zoonosis (Kasizo) sebagai salah satu langkah strategis meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengendalian dan penanggulangan penyakit zoonosis.

Kegiatan berlangsung selama 3 hari, tanggal 28-30 Oktober 2025, dengan peserta Kader Siaga Zoonosis yang meliputi Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kader Posyandu, Aparat Desa, dan Tokoh Masyarakat dari Kecamatan Samarinda Ilir dan Kecamatan Sungai Kunjang.

Kepala DPKH Kaltim, Fahmi Himawan, ST., MT., dalam sambutannya menyampaikan terbentuknya Kader Zoonosis diharapkan dapat membantu petugas dinas kabupaten/kota dalam menjalankan program pengendalian dan penanggulangan zoonosis, khususnya pada jenis zoonosis prioritas seperti rabies, anthrax, leptospirosis, brucellosis, dan avian influenza.

“Kader Zoonosis ini menjadi model pengendalian zoonosis berbasis partisipasi aktif masyarakat. Mereka akan menjadi ujung tombak yang menjembatani petugas dinas dengan masyarakat, membangun kesadaran, serta memberikan informasi sedini mungkin apabila ada kasus zoonosis di lapangan,” ujar Fahmi.

Bimtek menghadirkan narasumber diantaranya drh. Syafrison, M.Si dari Ketua Kelompok Substansi Zoonosis Direktorat Kesmavet, Andi Hebri Fitratullah, SKM dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, drh. Agus Jaelani, M.Si dan drh. Cut Desna Aptriana, M.Si dari Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian 2025.

Materi yang disuguhkan meliputi pengenalan dan cara mencegah zoonosis, komunikasi dasar dan menggerakkan masyarakat, pengenalan tata laksana zoonosis, membuat kerangka komunikasi dan menggunakan flipchart, panduan menjadi fasilitator pelatihan, praktek KIE, dan pelaporan kasus zoonosis.

Selain materi, para narasumber juga membagi peserta BIMTEK menjadi 2 kelas yaitu kelas Kecamatan Samarinda Ilir dan Kecamatan Sungai Kunjang. Pada masing-masing kelas juga diberikan materi dan kegiatan untuk meningkatkan kekompakan.

Baca juga

Air Mata Harapan di Balik Duka: Bupati Luwu Serahkan Santunan Rp223,5 Juta untuk Keluarga Nelayan Bone Pute

22 April 2026 - 17:16 WITA

Kementerian ATR/BPN dan KPK Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah, Dorong Implementasi 9 Program Strategis Pertanahan

21 April 2026 - 18:07 WITA

Kolaborasi MDA dan Indika Foundation Dorong Pengembangan Potensi Generasi Muda Luwu

21 April 2026 - 18:03 WITA

Libatkan Masyarakat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Laksanakan Pemeriksaan Lapang PTSL di Desa Cimpu Utara

19 April 2026 - 08:06 WITA

800 Rider Taklukkan Jalur Ekstrem Latimojong, Wabup Luwu Buka Adventure Trail Penuh Adrenalin

18 April 2026 - 20:42 WITA

Trending di Daerah