Menu

Mode Gelap
Menuju Kursi Strategis Pemkab Luwu, 14 Pejabat Jalani Tahapan Assessment Wabup Luwu Hadiri Ekspose Manajemen Talenta ASN se-Sulsel Percepat Legalisasi Aset Daerah dan Tanah Ulayat, Kantor Pertanahan Luwu Ikuti Rapat Koordinasi Bersama KPK dan ATR/BPN secara Daring Kantor Pertanahan Luwu Gelar Rapat Gelar Kasus, Perkuat Kepastian Hukum dalam Permohonan Pembatalan Sertipikat Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kejari Luwu Gelar Ekspose Pendampingan Hukum Bersama Kantor Pertanahan Luwu DPRD Luwu Gelar Rapat Dengar Pendapat, Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Beri Penjelasan Teknis Dalam Rapat RPD

Sosial

Irjen ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Pengawas Internal

badge-check


					Irjen ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Pengawas Internal Perbesar

YOGYAKARTA, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, menegaskan peran strategis Staf Tata Usaha sebagai pengawas internal dalam menjaga akuntabilitas dan kepatuhan proses kerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Jenderal yang digelar di D.I. Yogyakarta, Senin (22/12/2025).

Rakernis yang diikuti Staf Tata Usaha dari satuan kerja pusat dan daerah ini menjadi forum penguatan fungsi administrasi dan pengendalian internal. Pudji menekankan bahwa Tata Usaha memiliki rentang kendali luas dari pusat hingga daerah, sehingga diharapkan menjadi kepanjangan tangan Inspektorat Jenderal dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Staf Tata Usaha berada pada posisi strategis karena berhadapan langsung dengan proses administrasi dan pengendalian kegiatan. Jika fungsi ini berjalan dengan baik, potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal,” ujar Pudji.

Rakernis Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN mengusung tema “Evaluasi Kinerja dan Strategi Percepatan Realisasi Kinerja Fisik dan Keuangan Tahun 2025 dan 2026 Kementerian ATR/BPN.” Melalui forum ini, peserta didorong melihat evaluasi kinerja secara menyeluruh, tidak hanya dari capaian output, tetapi juga kepatuhan proses dan ketepatan pelaksanaan.

Pudji juga mengingatkan pentingnya keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program. Pada titik inilah, peran Tata Usaha dinilai krusial sebagai pengendali administratif agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan aturan.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernis yang juga Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Budi Santosa, memaparkan bahwa Rakernis bertujuan melakukan evaluasi kinerja fisik dan keuangan Tahun Anggaran 2025 secara komprehensif, sekaligus menyusun strategi percepatan realisasi kinerja tahun 2026.

Rakernis yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Desember 2025, diarahkan untuk memperkuat sinergi antarunit kerja, menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program, serta mendukung pencapaian program strategis Kementerian ATR/BPN.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kementerian/lembaga terkait dan akademisi. Sejumlah Staf Ahli serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN turut hadir dalam kegiatan tersebut.
**red/kty**

Baca juga

Semarak MTQ XXXIV Sulsel 2026 Resmi Dibuka, Bupati Luwu Tunjukkan Dukungan Penuh untuk Generasi Qur’ani

13 April 2026 - 11:29 WITA

Langkah Penuh Doa dan Harapan, Kafilah Luwu Siap Ukir Prestasi di Panggung MTQ Sulsel 2026

10 April 2026 - 20:06 WITA

Harmoni Budaya dan Kolaborasi: Hari Jadi Bone ke-696 Jadi Momentum Persatuan Sulsel

6 April 2026 - 18:43 WITA

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

16 Maret 2026 - 00:16 WITA

MDA Gelar Media Iftar , Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers

15 Maret 2026 - 10:24 WITA

Trending di Sosial