Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Sosial

Irjen ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Pengawas Internal

badge-check


					Irjen ATR/BPN Tegaskan Peran Strategis Tata Usaha sebagai Pengawas Internal Perbesar

YOGYAKARTA, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Pudji Prasetijanto Hadi, menegaskan peran strategis Staf Tata Usaha sebagai pengawas internal dalam menjaga akuntabilitas dan kepatuhan proses kerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Sekretariat Jenderal yang digelar di D.I. Yogyakarta, Senin (22/12/2025).

Rakernis yang diikuti Staf Tata Usaha dari satuan kerja pusat dan daerah ini menjadi forum penguatan fungsi administrasi dan pengendalian internal. Pudji menekankan bahwa Tata Usaha memiliki rentang kendali luas dari pusat hingga daerah, sehingga diharapkan menjadi kepanjangan tangan Inspektorat Jenderal dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Staf Tata Usaha berada pada posisi strategis karena berhadapan langsung dengan proses administrasi dan pengendalian kegiatan. Jika fungsi ini berjalan dengan baik, potensi penyimpangan dapat dicegah sejak awal,” ujar Pudji.

Rakernis Sekretariat Jenderal Kementerian ATR/BPN mengusung tema “Evaluasi Kinerja dan Strategi Percepatan Realisasi Kinerja Fisik dan Keuangan Tahun 2025 dan 2026 Kementerian ATR/BPN.” Melalui forum ini, peserta didorong melihat evaluasi kinerja secara menyeluruh, tidak hanya dari capaian output, tetapi juga kepatuhan proses dan ketepatan pelaksanaan.

Pudji juga mengingatkan pentingnya keterpaduan antara perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program. Pada titik inilah, peran Tata Usaha dinilai krusial sebagai pengendali administratif agar setiap tahapan berjalan sesuai rencana dan aturan.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakernis yang juga Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Budi Santosa, memaparkan bahwa Rakernis bertujuan melakukan evaluasi kinerja fisik dan keuangan Tahun Anggaran 2025 secara komprehensif, sekaligus menyusun strategi percepatan realisasi kinerja tahun 2026.

Rakernis yang berlangsung selama tiga hari, 22–24 Desember 2025, diarahkan untuk memperkuat sinergi antarunit kerja, menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian program, serta mendukung pencapaian program strategis Kementerian ATR/BPN.

Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari kementerian/lembaga terkait dan akademisi. Sejumlah Staf Ahli serta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN turut hadir dalam kegiatan tersebut.
**red/kty**

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial