Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Sosial

Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H

badge-check


					Bapanas Bersama Pemkab dan Polres Luwu Sidak Harga dan Mutu Pangan di Pasar Belopa Jelang Idul Fitri 1447 H Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com,– Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI bersama Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga Kab. Luwu melaksanakan kegiatan pengawasan harga, keamanan, dan mutu pangan di Pasar Sentral Belopa, Kabupaten Luwu, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Brigjen Pol Hermawan, S.I.K., M.M., dan diikuti sejumlah instansi terkait, di antaranya Pimcab Bulog Palopo Mesius, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Luwu Makkawaru, Kabid Usaha Perdagangan Kabupaten Luwu,Kapolsek Belopa AKP Ralim, S.H., Kasat Reskrim Polres Luwu Iptu Muhammad Ibnu Robbani, S.Tr.K., S.I.K., Serta Kanit Tipidter Sat Reskrim Polres Luwu Ipda Mochammad Ryan K., S.Tr.K., bersama tim satgas saber pelanggaran harga, keamanan dan mutu pangan Kabupaten Luwu.

Kegiatan di awali dengan arahan kepada tim pengawasan sebelum dilanjutkan dengan pengecekan langsung ke lapak pedagang untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus mengecek kualitas serta keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat.

Dari hasil pemantauan di lapangan, tim menemukan sejumlah komoditas pangan masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, di antaranya gula pasir, bawang putih dan daging.

Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Brigjen Pol Hermawan mengatakan pihaknya telah memberikan teguran kepada pedagang yang menjual komoditas di atas harga acuan dan meminta agar segera menyesuaikan harga sesuai ketentuan pemerintah.

“Kami menemukan beberapa komoditas masih dijual di atas harga acuan. Kami sudah memberikan teguran kepada pedagang agar segera menyesuaikan harga sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga telur, beras, bawang merah dan cabe rawit yang dijual pedagang telah sesuai dengan harga acuan pemerintah.

Selain melakukan pengawasan harga, tim juga memastikan kualitas serta keamanan pangan yang beredar di pasar tetap layak dikonsumsi masyarakat.

Brigjen Pol Hermawan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying menjelang Lebaran karena ketersediaan bahan pangan di pasaran masih mencukupi.

“Stok bahan pangan tetap tersedia. Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena pemerintah bersama Satgas Pangan terus melakukan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Luwu Iptu Muhammad Ibnu Robbani menegaskan bahwa Satgas Pangan Polres Luwu bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk mencegah adanya penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Jika ditemukan adanya pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga, maka akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan dan mutu pangan tetap terjaga menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial