Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

Daerah

Dorong UMKM Naik Kelas, Wabup Luwu Buka Edukasi Keuangan dan Wanti-Wanti Bahaya Investasi Ilegal

badge-check


					Dorong UMKM Naik Kelas, Wabup Luwu Buka Edukasi Keuangan dan Wanti-Wanti Bahaya Investasi Ilegal Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -Pemerintah Kabupaten Luwu terus memperkuat fondasi ekonomi daerah melalui peningkatan literasi keuangan. Hal ini ditandai dengan dibukanya kegiatan edukasi keuangan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Kamis (16/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Kabupaten Luwu tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemahaman keuangan merupakan kunci utama dalam menjaga keberlanjutan usaha. Menurutnya, pelaku UMKM tidak hanya perlu mengenal produk keuangan, tetapi juga harus mampu mengelola keuangan secara cermat dan mengambil keputusan finansial yang tepat.

“Literasi keuangan bukan sekadar tahu produk perbankan. Lebih dari itu, pelaku usaha harus mampu mengatur arus kas, merencanakan usaha, serta mengambil keputusan yang berdampak pada masa depan bisnis,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya disiplin dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha. Selain itu, pemanfaatan akses pembiayaan harus dilakukan secara bijak agar tidak menimbulkan beban utang yang merugikan.

Tak hanya itu, Wakil Bupati mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap maraknya praktik keuangan ilegal. Ia menyebutkan bahwa investasi bodong, pinjaman online ilegal, hingga judi online menjadi ancaman serius bagi stabilitas ekonomi masyarakat.

“Peningkatan literasi keuangan diharapkan dapat membentengi masyarakat dari berbagai praktik merugikan yang kini semakin marak,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Luwu, lanjutnya, berkomitmen memperkuat sektor UMKM melalui program edukasi dan peningkatan inklusi keuangan. Dengan pemahaman yang baik, pelaku usaha diyakini mampu berkembang lebih mandiri dan memiliki daya saing yang tinggi.

Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran interaktif. Para peserta didorong aktif berdiskusi dan menyerap materi dari narasumber guna meningkatkan kapasitas usaha masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan konkret, acara turut dirangkaikan dengan penyerahan tabungan emas kepada pelaku UMKM. Program ini diharapkan dapat membuka peluang investasi yang aman dan produktif bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat daerah, perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, serta pelaku UMKM dari berbagai sektor usaha.(kom/al)

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah