Menu

Mode Gelap
Pemdes Temboe Bahas RKPDes 2027, Serap Aspirasi Warga dan Prioritaskan Program Pembangunan Desa Bupati Luwu Lantik 16 PNS Formasi 2024, Tugaskan 108 Kepala Sekolah dan Kukuhkan Dewan Pendidikan Pengukuran Terjadwal dengan Waktu yang Pasti Buat Warga Lebih Mudah Menyiapkan Diri Urus Keperluan Pertanahan, Masyarakat Manfaatkan Sentuh Tanahku untuk Akses Informasi dan Layanan Pemdes Cimpu Gelar Musrenbang RKP Desa 2027, Bahas Program Prioritas dan Salurkan Insentif Aparat Keagamaan Sepekan Pascakebakaran, Korban di Desa Temboe Terima Bantuan Dinas Sosial

Daerah

Jerigen Didahulukan, Kendaraan Mengular: SPBU di Pusat Kota Bungku Tuai Keluhan Pengendara

badge-check


					Jerigen Didahulukan, Kendaraan Mengular: SPBU di Pusat Kota Bungku Tuai Keluhan Pengendara Perbesar

Teropongsulseljaya.com | Morowali – Aktivitas pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU yang berlokasi di Kelurahan Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, menuai sorotan dan keluhan dari masyarakat.

Pada Selasa (2/6/2026), puluhan jerigen terlihat berjejer memenuhi area pengisian BBM. Di saat yang sama, antrean kendaraan roda empat mengular panjang menunggu giliran pengisian. Kondisi tersebut memicu pertanyaan masyarakat terkait prioritas pelayanan yang diterapkan pihak SPBU.

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas SPBU terlihat melayani pengisian beberapa jerigen terlebih dahulu sebelum melayani kendaraan yang telah lama mengantre. Bahkan, sejumlah pengendara menyebut petugas kerap mengisi hingga tiga jerigen sebelum kembali melayani kendaraan yang berada dalam barisan antrean.

Akibatnya, para sopir dan pengguna kendaraan mengaku harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan BBM. Situasi tersebut sempat memicu ketegangan antara salah seorang sopir dengan petugas SPBU.

Salah satu sopir yang ditemui di lokasi dan meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan kekecewaannya terhadap sistem pelayanan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat umum.

“Kami antre cukup lama, tetapi yang didahulukan justru jerigen. Kalau seperti ini terus, masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk bekerja dan mencari nafkah menjadi dirugikan,” ujarnya.

Fenomena banyaknya jerigen yang dilayani di tengah antrean kendaraan memunculkan dugaan adanya aktivitas pelangsiran BBM. Meski demikian, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan penjelasan dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait.

Masyarakat mendesak pihak pengelola SPBU, Pertamina, serta aparat pengawas untuk turun langsung melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap mekanisme distribusi BBM di lokasi tersebut. Pasalnya, kondisi ini dinilai telah menimbulkan keresahan dan berpotensi mengganggu akses masyarakat terhadap kebutuhan BBM.

Jika praktik pengutamaan jerigen dibanding kendaraan yang telah lama mengantre benar terjadi secara berulang, maka hal tersebut patut menjadi perhatian serius pihak terkait demi menjaga keadilan pelayanan dan memastikan distribusi BBM tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU terkait keluhan masyarakat mengenai pengisian jerigen dan antrean panjang kendaraan yang terjadi di lokasi.

(Tim Redaksi Teropongsulseljaya.com)

“Mengungkap Fakta, Menyuarakan Kepentingan Publik”

Baca juga

PT Frasta Survey Indonesia Serahkan Hasil PBT PTSL Terintegrasi ILASPP kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu

1 September 2026 - 10:00 WITA

Evaluasi PTSL 2026, Kantor Pertanahan Luwu Dorong Percepatan dan Akurasi Data

23 Agustus 2026 - 14:28 WITA

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik Ketua Panitia Ajudikasi PTSL Tahun 2026

23 Agustus 2026 - 14:24 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu Hadiri Penurunan Bendera HUT Ke-81 Republik Indonesia

19 Agustus 2026 - 17:59 WITA

Semangat Kemerdekaan, Kantah Luwu dan Pemkab Luwu Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Integrasi NIB dan NOP

18 Agustus 2026 - 17:06 WITA

Trending di Daerah