Menu ✖

Mode Gelap
Ketua IWO Luwu Raya Miris Lihat Kondisi DLH dan Damkar, Armada Terbatas hingga Petugas Kerap Dimaki Penguatan Tata Kelola Tiga Lembaga Jadi Agenda Rakor Nasional, Ketua Dekranasda Luwu Hadir di Bali Sekda Luwu: Santri Harus Melek Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua Kantah Luwu Gelar Rapat Koordinasi LSD Dan LP2B, Dorong Kejelasan Pemanfaatan Lahan

Daerah

Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur

badge-check


					Ternyata, Kaltim Punya Kota Yang Tidak Pernah Tidur Perbesar

SAMARINDA,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Sebagian wilayah Kaltim sudah ditetapkan menjadi ibu kota negara. Dasarnya, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara.

Banyak alasan dikemukakan mengapa akhirnya Presiden Joko Widodo menetapkan hatinya untuk memilih Bumi Etam, Kalimantan Timur.

Kesiapan infrastruktur menjadi salah satu alasan. Dimana, dua bandara representatif akan mengapit Ibu Kota Nusantara (IKN). Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan dan Bandara APT Pranoto di Samarinda.

Dua kota besar penyangga IKN itu juga sudah terhubung dengan jalur transportasi tol. Selain itu, Balikpapan dan Samarinda juga sudah dilengkapi dengan pelabuhan berskala internasional. Kedua kota pun sudah memiliki berbagai fasilitas umum yang representatif baik di bidang jasa dan kesehatan. Lahan IKN juga milik negara.

“Kalimantan Timur ini levelnya memang dunia. Sekelas Paris ada. Sekelas London ada. New York, Jakarte, ada semua,” kata Gubernur Isran Noor memberi motivasi para rektor dan dosen perguruan tinggi swasta, beberapa hari lalu di Balikpapan.

“Bahkan kota yang tidak pernah tidur, kita juga punya, namanya Kota Bangun (kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara). Mereka tidak punya,” canda Gubernur dibalas tawa hadirin.

Gubernur Isran lalu memberi motivasi bahwa IKN sudah ditetapkan di Kaltim. Orang Kaltim harus ambil bagian dengan percaya diri. Namun percaya diri juga harus didukung dengan kompetensi dan kualitas.

“Maka semua harus menyiapkan diri dengan baik. Jangan mau hanya jadi penonton. Tapi tidak bisa juga mentang-mentang SDM lokal, lalu minta masuk begitu saja ke IKN. Harus dengan kualitas, dengan kompetensi yang mumpuni. Harus yakin, harus percaya diri kita bisa bersaing,” tutup Gubernur.(*Ahf)

Baca juga

Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang

22 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua

22 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Kantah Luwu Gelar Rapat Koordinasi LSD Dan LP2B, Dorong Kejelasan Pemanfaatan Lahan

22 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Kebakaran Terjadi di Area Penampungan Logistik PT SGS Luwu, Tim Gabungan Masih Berupaya Padamkan Api

21 Oktober 2026 - 18:52 WITA

Mendengar, menelaah, dan menindaklanjuti pengaduan demi pelayanan pertanahan yang lebih baik.

21 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Trending di Daerah