Menu ✖

Mode Gelap
Ketua IWO Luwu Raya Miris Lihat Kondisi DLH dan Damkar, Armada Terbatas hingga Petugas Kerap Dimaki Penguatan Tata Kelola Tiga Lembaga Jadi Agenda Rakor Nasional, Ketua Dekranasda Luwu Hadir di Bali Sekda Luwu: Santri Harus Melek Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua Kantah Luwu Gelar Rapat Koordinasi LSD Dan LP2B, Dorong Kejelasan Pemanfaatan Lahan

Daerah

Pj Gubernur Sulsel Mengadakan Forum Diskusi Di Pelataran Inninawa Rujab Gubernur

badge-check


					Pj Gubernur Sulsel Mengadakan Forum Diskusi Di Pelataran Inninawa Rujab Gubernur Perbesar

Makassar, -TEROPONGSULSELJAYA.Com-Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. Bahtiar Baharuddin, M.Si menggelar Forum Diskusi sekaligus santap malam bersama, di Pelataran Inninawa Rujab Gubernur Sulsel, dengan tema “Dukungan Stakeholder untuk Sukses Pengembangan Budidaya Pisang di Sulawesi Selatan”, Senin (09/10/2023).

Dalam kegiatan diskusi tersebut turut hadir Pj Sekda Provinsi Sulsel, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala OJK Regional 6 Sulawesi Maluku dan Papua, Kadin Sulsel, Ketua Forum CSR, Bank BPD Sulsel, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Syariah Mandiri, LSM, Praktisi Budidaya Pisang Rio Airlangga serta pelaku usaha budidaya pisang Welly Soegiono, dan tamu undangan lainnya.

Pj Gubernur Bahtiar mengatakan, pekan lalu Pemerintah Provinsi Pemprov (Pemprov) Sulsel telah melakukan penanaman bibit pisang cavendish di atas lahan 15 hektare berlokasi di Kecamatan Mare, Kabupaten Bone.

“Kami sedang berikhtiar untuk menurunkan angka kemiskinan, stunting dan pengangguran di Sulawesi Selatan melalui budidaya pisang dan telah diawali penanaman bibit pisang cavendish di Kecamatan Mare. Kita berharap akan tumbuh ke pasar ekspor,” ujarnya.

Kepala OJK Regional VI Sulawesi, Maluku, dan Papua, Darwisman, menambahkan, untuk mengembangkan budidaya pisang telah dibentuk tim percepatan akses keuangan daerah yang dapat mendorong akses keuangan untuk masyarakat di Sulsel, guna menyukseskan program budidaya pisang 1 miliar pohon pada lahan 500 ribu haktare.

“Ekosistem bisnis budidaya pisang ini dibangun agar dapat mengurangi resiko kerugian dan kekhawatiran bagi petani atau pelaku usaha agar hasil panen dapat dibeli serta memberikan kepastian pada calon pemasok pisang dari sisi ketersediaan pasokan,” jelasnya.

Strategi OJK dalam perannya mengembangkan ekosistem bisnis budidaya pisang, yaitu Pembiayaan Pertanian, Pengelolaan Resiko, Pembiayaan Agribisnis, Pendukung Inovasi Teknologi, Pembiayaan berkelanjutan, Pembiayaan Rantai Pasokan, Konsultasi Keuangan, dan Pengembangan Pasar Keuangan.

Reporter : Fichar alghazali

Baca juga

Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang

22 Oktober 2026 - 20:39 WITA

Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua

22 Oktober 2026 - 20:36 WITA

Kantah Luwu Gelar Rapat Koordinasi LSD Dan LP2B, Dorong Kejelasan Pemanfaatan Lahan

22 Oktober 2026 - 20:32 WITA

Kebakaran Terjadi di Area Penampungan Logistik PT SGS Luwu, Tim Gabungan Masih Berupaya Padamkan Api

21 Oktober 2026 - 18:52 WITA

Mendengar, menelaah, dan menindaklanjuti pengaduan demi pelayanan pertanahan yang lebih baik.

21 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Trending di Daerah