Menu ✖

Mode Gelap
Kantah Luwu Terima Audiensi Dewan Pastoral Paroki Santo Petrus Padang Sappa, Bahas Kepastian Hukum Aset Gereja Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Mengikuti Monitoring, Evaluasi, dan Pembinaan Kinerja Tahun 2026 Tingkatkan Kualitas Informasi Publik, Kantah Luwu Ikuti Pengembangan Website ATR/BPN Bukan Sekadar Seragam, Pemkab Luwu Dorong Sekolah Sehat dan Budaya Literasi di Noling Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN Dari Wajo untuk Sulsel: IWO Perkuat Kebersamaan, Jaga Integritas Pers, dan Suarakan Aspirasi Masyarakat

Sosial

Warga Kab Luwu Tinggal di Rumah Bekas Kandang Sapi.

badge-check


					Warga Kab Luwu Tinggal di Rumah Bekas Kandang Sapi. Perbesar

Kab Luwu, Warga Kurang Mampu di Desa Salu Paremang Selatan,Kecamatan Kamanre,Kabupaten Luwu ,”Sampara “(67) yang tinggal di rumah bekas kandang sapi.




Menurut keterangan dari Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Kamanre Kabupaten Luwu “Heri marandalais ” , kepada team teropongsulseljaya.com melalui pesan whatsapp yang kebetulan berkunjung ke Lokasi , bahwa bapak sampara pernah mendapatkan bantuan raskin dari pemerintah setempat beberapa tahun yang lalu tetapi sejak kebelakangan ini ada sekitaran dua tahun keluarga bapak sanpara sudah tidak pernah mendapatkannya lagi karena menurut keterangan dari istri bapak sampara “suri (34thn)” alasan pemerintah nama mereka sudah tidak ada dalam data penerima.



Sampara tinggal bersama anak dan istrinya, mengandalkan  hasil dari kebun dikerjanya milik orang lain. Dan saat ini dia numpang di sebuah rumah bekas kandang sapi milik warga setempat yg kebetulan berada di samping rumah Bapak sampara,ujar heri marandalais.

Rumah kandang sapi itu tidak memiliki dinding cuma setengah jadi bagian atasnya terbuka.
Mereka tidur cuma berharap dari kelambu yng mereka pasang kalau malam. 

” Jangankan bantuan untuk perbaikan rumah, beras miskin pun kami sudah dua tahun tidak dapatkan  Padahal kami pernah dapat bantuan raskin beberapa Tahun yang Lalu,” ujar Sampara, Minggu, (09/2/2020).



Mereka mengaku bahwa dirinya sudah menjadi warga desa tersebut kurang lebih 30 tahun,sebelum nya mereka tinggal di rumah kebun warga juga setelah itu dia mendapat kan reski dari hasil kerjanya dia membeli rumah tersebut , sehingga mereka pindah dan menempati rumah itu selama 5 tahun , dan sekarang kondisi rumah tersebut sudah hampir runtuh sehingga mereka tinggal di kanda sapi.
Bapak sampara sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah setempat buat keluarganya.(dhy)

Editor : A.Hebri
Teropong Sulsel Jaya
Portal Kawan Muda

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial