BULUKUMBA, -TEROPONGSULSELJAYA.Com- Dinamika yang muncul di tubuh PMII Bulukumba, jangan lempar batu sembunyi tangan dengan menebar isu – isu yang yang tidak relevan. Kisruh yang di timbulkan itu faktor ego sektoral dan hasrat kepentingan bukan kegagalan PKC PMII Sulsel, Bulukumba, Sabtu 01 Mei 2021.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisariat STIKES Panrita Husada Bulukumba Syahrul Ramadan angkat bicara, mengatakan bahwa dinamika yang terjadi di Bulukumba merupakan ego sektoral dan nafsu untuk menjadi Ketua, bukan karena kepentingan lembaga. Namun, ini dibuktikan dengan fakta-fakta keluhan berbagai pihak dimana ada yang mengaku sebagai ketua yang bermain di wilayah prakmatis.
“Dualisme ini terjadi karena adanya sekelompok kader PMII yang takut kehilangan nama dan peran di Bulukumba. Bahkan, ini bukan kali pertama sudah terjadi namun sudah beberapa kali terjadi,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika harsat dan kepentingan mereka tercapai, maka cabang yang mereka bentuk hilang dengan sendirinya seperti tertelan Bumi. Apalagi kemarin ada momentum pilkada, dimana terjadi deal poltik dengan menyeret nama lembaga PMII, melakukan pendampingan kasus tanpa ada legalitas hukum.
“Sungguh memalukan ketika ada kader PMII bercerita soal aturan dan idealisme, lalu mereka sendiri menggadaikan idealismenya demi secangkir kopi dan sebungkus rokok,” bebernya.(Red)






