Menu ✖

Mode Gelap
SABUNG AYAM DI BELOPA DIDUGA BERLANGSUNG TIGA HARI, TARUHAN PULUHAN JUTA DAN JUDI DADU JADI SOROTAN Ketua IWO Luwu Raya Miris Lihat Kondisi DLH dan Damkar, Armada Terbatas hingga Petugas Kerap Dimaki Penguatan Tata Kelola Tiga Lembaga Jadi Agenda Rakor Nasional, Ketua Dekranasda Luwu Hadir di Bali Sekda Luwu: Santri Harus Melek Teknologi Tanpa Tinggalkan Akhlak Kantah Luwu Terima Kunjungan Tim Penyusun RDTR Kecamatan Bua, Perkuat Koordinasi Penataan Ruang Kantah Luwu Bahas Pengusulan Tanah Ulayat bersama Lembaga Adat To’ Bua

Sosial

PT Masmindo Dwi Area Tegaskan Penggunaan BBM Industri Sesuai Regulasi

badge-check


					PT Masmindo Dwi Area Tegaskan Penggunaan BBM Industri Sesuai Regulasi Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA. com, -23 Juli 2025 — Menanggapi pemberitaan yang beredar mengenai dugaan penggunaan BBM subsidi di lokasi proyek tambang emas Awak Mas, PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyampaikan klarifikasi bahwa MDA tidak menggunakan BBM bersubsidi. Seluruh kebutuhan bahan bakar MDA telah dan senantiasa dipenuhi melalui jalur resmi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

MDA merupakan perusahaan pemegang izin usaha pertambangan yang berkomitmen penuh terhadap prinsip good mining practice, termasuk dalam hal kepatuhan terhadap regulasi energi. Seluruh kebutuhan BBM untuk operasional alat berat dan kendaraan perusahaan dipasok oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi,menggunakan BBM jenis solar industri.

Kerja sama resmi antara MDA dan Pertamina Patra Niaga dilakukan guna memastikan bahwa seluruh operasional tambang menggunakan BBM industri non-subsidi sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden No. 191 Tahun 2014 serta UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, yang dengan tegas melarang penggunaan BBM subsidi oleh badan usaha di sektor pertambangan.

Terkait pemberitaan yang menyebut PT Sri Global Mandiri (SGM) menyuplai BBM ke MDA, kami perlu menjelaskan bahwa MDA tidak memiliki hubungan kontraktual langsung dengan SGM.
SGM merupakan subkontraktor yang bertugas sebagai transporter BBM, yang menjalankan peran tersebut berdasarkan penunjukan dari PT Sinarjaya Global Mandiri (SJGM), yang merupakan mitra dari PT Petrosea sebagai salah
satu rekanan/kontraktor MDA.

Jika ditemukan adanya pasokan BBM yang tidak melalui sistem pengadaan resmi, hal tersebut menjadi perhatian serius bagi MDA.Kami tidak menoleransi praktik yang menyalahi regulasi energi nasional, dan ketentuan yang berlaku serta mendukung penuh upaya hukum terhadap pelaku penyimpangan sambil memperkuat tata kelola kerja sama agar seluruh pihak yang terlibat dalam proyek kami tunduk pada koridor hukum.

Perlu ditekankan pula bahwa apabila dugaan kecurangan tersebut benar terjadi, maka jelas nama baik MDA turut dirugikan. Nama baik Perusahaan tercoreng akibat praktik
yang bukan menjadi kebijakan Perusahaan. Selain itu kegiatan operasi MDA juga dirugikan karena yang seharusnya menerima solar industri dengan harga lebih tinggi justru berisiko, memperoleh BBM subsidi yang tidak sesuai spesifikasi maupun
legalitasnya.

Saat ini, MDA tengah melakukan penelusuran internal dan koordinasi lebih lanjut guna memastikan bahwa seluruh vendor dan mitra kerja dalam rantai pasok proyek patuh terhadap ketentuan perundang-undangan yang berlaku. MDA juga akan melayangkan peringatan resmi kepada seluruh rekanan untuk mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, termasuk untuk tidak menggunakan BBM subsidi dalam bentuk apa pun dan hanya mengakses energi dari jalur distribusi resmi.

“Kami sangat setuju bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dijalankan secara bertanggung jawab dan transparan. Oleh karenanya kami akan terus memperkuat pengawasan internal terhadap rekanan agar seluruh operasional tetap berada dalam koridor kepatuhan terhadap peraturan,” ujar Mustafa Ibrahim, Kepala Teknik Tambang MDA.

MDA mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk menyikapi isu ini dengan merujuk pada data dan sumber yang tervalidasi. Komitmen perusahaan tetap pada jalur operasional yang legal, aman, dan berkelanjutan demi kemajuan bersama masyarakat Luwu khususnya.***

Baca juga

Ketua IWO Luwu Raya Miris Lihat Kondisi DLH dan Damkar, Armada Terbatas hingga Petugas Kerap Dimaki

23 Oktober 2026 - 18:05 WITA

Sampah Menumpuk di Sungai Bua, Bank Sampah JAS Raling Turun Tangan

18 Oktober 2026 - 18:30 WITA

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

Trending di Sosial