MAKASSAR, TEROPONGSULSELJAYA.com, – Pucuk pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Luwu resmi berganti. Lewat siaran langsung PKS TV Sulsel, Kamis (14/8/2025), Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) periode 2025–2030 diumumkan.
Di atas kertas, formasi baru ini memadukan “darah muda” dengan “otot lama” partai. Andi Hasmuliadi, kader yang sudah bergabung sejak masih duduk di bangku SMA, kini resmi menakhodai DPD PKS Luwu. Ia ditemani Sulaeman Ishak, anggota DPRD Luwu yang telah dua periode duduk di kursi legislatif.
Ketua DPW PKS Sulsel, Anwar Faruq, yang membacakan mandat dari DPP PKS, menginstruksikan percepatan pembentukan struktur organisasi di semua tingkatan. “Menyelesaikan susunan bidang DPD, membentuk DPC di wilayah kosong, dan menggelar Musda 5–7 September adalah pekerjaan rumah pertama,” tegasnya.

Namun, publik paham, pergantian pengurus bukan sekadar formalitas. PKS Luwu mewarisi beban lama: suara yang stagnan, peran politik yang kerap tenggelam di balik dominasi partai besar, dan tantangan mengembalikan kepercayaan publik di tengah pragmatisme politik lokal.
Andi Has menyebut PKS sebagai “rumah sejak remaja” dan berjanji memperkuat peran partai di masyarakat. Janji itu manis, tetapi ujian sebenarnya adalah menembus batas elektoral dan membuktikan bahwa PKS bukan hanya penonton di panggung politik Luwu.
Susunan DPTD PKS Luwu 2025–2030:
Ketua MPD: Usri Usman
Sekretaris MPD: Muhaddar
Ketua DPD: Andi Hasmuliadi
Sekretaris DPD: Sulaeman Ishak
Bendahara: Ma’rub Ibrahim
Bidang Kaderisasi: Mayasari
Ketua DED: Farhanuddin Gaffar
Sekretaris DED: Lisa
Kini bola ada di tangan kepengurusan baru. Mereka punya lima tahun untuk membuktikan apakah perubahan ini akan melahirkan kebangkitan, atau sekadar mengulang pola lama dengan wajah baru.
***Red/kurty***






