Menu ✖

Mode Gelap
Resmi Jadi Dirut, Begini Sepak Terjang Suroso Isnandar di PLN Dari Wajo untuk Sulsel: IWO Perkuat Kebersamaan, Jaga Integritas Pers, dan Suarakan Aspirasi Masyarakat Pengukuran Terjadwal Jadi Cara Kementerian ATR/BPN Benahi Alur Kerja Petugas Ukur dan Edukasi Masyarakat Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Tekankan Penyelesaian Pekerjaan Dan Kekompakan Pegawai Dalam Apel Pagi Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Hadiri Rapat Forum Penataan Ruang, Bahas Kesesuaian Pemanfaatan Ruang Pemerintah Bahas Kelembagaan BRAN, Perjelas Peran dan Pembagian Kewenangan dalam Reforma Agraria

Sosial

Warga Desa Kalotok Hilang Diduga Dimangsa Buaya di Empang Dusun Beringin, Lamasi Timur

badge-check


					Warga Desa Kalotok Hilang Diduga Dimangsa Buaya di Empang Dusun Beringin, Lamasi Timur Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com, — Seorang warga Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, dilaporkan hilang di area empang Dusun Beringin, Desa Pompengan Utara, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, pada Sabtu malam (29/11/2025). Korban bernama Herman (62) diduga kuat hilang akibat serangan buaya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah korban tidak kembali ke rumah sejak pagi. Berdasarkan informasi keluarga, Herman berangkat menuju empang keluarganya sekitar pukul 06.30 WITA untuk mencari ikan. Hingga siang hari, ia tak kunjung pulang untuk makan, sehingga pihak keluarga melakukan pencarian ke empang tersebut.

Setibanya di lokasi, keluarga menemukan barang-barang milik korban berada di atas pematang empang. Herman sendiri tidak ditemukan. Kondisi ini memicu dugaan kuat bahwa korban telah diserang buaya, terlebih saat pencarian berlangsung, dua warga turut digigit buaya di empang tersebut. Kedua korban gigitan telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Lamasi Timur dan diperbolehkan pulang setelah kondisinya membaik.

Mendapat laporan dari warga, tiga personel Polsek Lamasi, dipimpin Bhabinkamtibmas setempat, langsung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 21.00 WITA. Aparat kemudian bersama warga melakukan pencarian menyeluruh di sekitar empang.

Dari hasil pengamatan di lapangan, ditemukan bahwa area empang tersebut dipenuhi buaya, sehingga memperkuat dugaan bahwa korban hilang akibat diterkam saat memasang perangkap ikan.

Hingga laporan ini disusun, pencarian masih terus dilakukan oleh aparat kepolisian bersama warga. Korban Herman belum berhasil ditemukan.
***kurty***

Baca juga

Marak Oknum Mengaku Wartawan, IWO Sulsel Minta Masyarakat Lebih Teliti

22 Juni 2026 - 22:05 WITA

Dema FUF UIN Alauddin Kritik GAPEMBI: MBG Harus  Utamakan  Kepentingan Publik , Bukan  Keuntungan

21 Juni 2026 - 19:18 WITA

28 Ekor Sapi Dikurbankan Brimob Tiromanda, Apresiasi Mengalir dari Warga Bua

27 Mei 2026 - 17:16 WITA

MDA Tebar 34 Ekor Sapi Kurban, Libatkan Peternak dan Koperasi Lokal

26 Mei 2026 - 14:18 WITA

Kilau Prestasi dari Bontocani: Dosen UNCAPI Raih Doktor di Unhas dalam 2 Tahun 4 Bulan, Publikasikan 11 Jurnal dan 2 Buku

25 Mei 2026 - 19:17 WITA

Trending di Sosial