Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Luwu Bahas Dua Ranperda, Pemkab Tegaskan Tata Kelola Perseroda Harus Transparan Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Luwu Tekankan Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial Keluhan Tim Damkar Luwu Direspons Bupati, Bantuan Peralatan dan Layanan Kesehatan Mengalir Perseroda Luwu Cemerlang Disiapkan Garap Bisnis BBM hingga Jasa, Dua Ranperda Diajukan ke DPRD Pemkab Luwu Evaluasi Kerja Sama BPJS Kesehatan, Sekda Soroti Tindak Lanjut Masalah Layanan SABUNG AYAM DI BELOPA DIDUGA BERLANGSUNG TIGA HARI, TARUHAN PULUHAN JUTA DAN JUDI DADU JADI SOROTAN

Hukum

GAM Luwu Raya Bongkar Dugaan “Izin Basi” PT. BKKMS: Rakyat Dibodohi, Lingkungan Dikorbankan

badge-check


					GAM Luwu Raya Bongkar Dugaan “Izin Basi” PT. BKKMS: Rakyat Dibodohi, Lingkungan Dikorbankan Perbesar

KAB LUWU, TEROPONGSULSELJAYA.com
– Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) Luwu Raya membeberkan dugaan pelanggaran serius PT. Bukaka Mandiri Sejahtera (BKKMS) yang membangun pabrik smelter nikel dengan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) kedaluwarsa. Aksi protes digelar di Pos 1 perusahaan di Desa Toddopuli, Kecamatan Bua, Kamis (7/8/2025), disertai pemblokiran Jalan Trans Sulawesi hingga membuat arus lalu lintas lumpuh.

Koordinator aksi, Aswin, menyebut temuan GAM adalah bukti bahwa BKKMS tidak transparan. “AMDAL mereka terbit 2013, disahkan 2014. Konstruksi baru dimulai 2025. Dua belas tahun lewat, aturan sudah berubah, kondisi lingkungan sudah berbeda, tapi mereka masih pakai dokumen basi. Ini bukan sekadar cacat prosedur—ini penipuan terhadap rakyat,” tegasnya lantang.

Tak hanya itu, isi AMDAL dan Surat Keputusan Gubernur menyebut rencana pengolahan laterite ore menjadi ferronickel. Faktanya, kata Jenderal Lapangan GAM, Wawan Kurniawan, di lapangan ditemukan rencana peleburan high nickel matte. “Jenis olahan ini punya risiko lingkungan berbeda dan lebih berat. Mengubah rencana tanpa AMDAL baru adalah pelanggaran fatal. Ini bukan proyek rakyat—ini proyek rakus,” sindirnya.

GAM menilai sikap manajemen BKKMS yang menutup pintu dialog sebagai bentuk arogansi korporasi. “Mereka sembunyi di balik pagar, menghindar dari pertanggungjawaban. Kalau mereka berani, temui rakyat di Rapat Dengar Pendapat. Jangan cuma berani di atas kertas izin yang sudah busuk,” tantang Aswin.

Saat awak media mencoba melakukan konfirmasi melalui sambungan telfon dan pesan Whatsapp Humas PT. BKKMS, hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak PT. BKKMS.
***kurty***

Baca juga

SABUNG AYAM DI BELOPA DIDUGA BERLANGSUNG TIGA HARI, TARUHAN PULUHAN JUTA DAN JUDI DADU JADI SOROTAN

25 Oktober 2026 - 21:04 WITA

PETI Salutarra Kembali Menggila! Kades POSI Bersuara, Dugaan Oknum Berinisial “MS” Tantang Nyali APH

20 Oktober 2026 - 22:42 WITA

PETI Bajo Barat Kembali Beroperasi, Nama Wahyu Cs Mencuat di Tengah Sorotan Penegakan Hukum

14 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Ditreskrimsus Polda Sulsel dan Polres Luwu Tertibkan Aktivitas PETI di Bajo Barat, Tiga Alat Berat Diamankan

1 September 2026 - 19:38 WITA

Kecelakaan Maut di Jalur Trans Sulawesi Luwu, Pengendara Motor Dilaporkan Meninggal Dunia

1 Agustus 2026 - 23:20 WITA

Trending di Hukum