Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Minta Penyaluran BBM Subsidi Dibenahi, Data Penerima dan Barcode Dievaluasi Kesbangpol Luwu Disorot, IWO Pertanyakan Transparansi Pendataan Organisasi Menteri ATR/Kepala BPN: Transformasi Organisasi dan Layanan Pertanahan Harus Bermuara pada Kepastian bagi Masyaraka Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Lantik PPAT untuk Perkuat Pelayanan Pertanahan Kantor Pertanahan Kabupaten Luwu Dorong Tertib Pengelolaan Aset Pemerintah melalui Sosialisasi INTIP

Budaya

Pawai Obor Memadati Jalan Belopa Sambut 1 Muharram 1448H

badge-check


					Pawai Obor Memadati Jalan Belopa Sambut 1 Muharram 1448H Perbesar

AB LUWI, TEROPONGSULSELJAYA. com, – Jalanan Kecamatan Belopa terang benderang Selasa malam (16/6/2026). Warga arak-arakan bawa obor sambil bersalawat sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Pawai obor ini digagas Persatuan Majelis Taklim Belopa atau PERMATA Belopa. Pesertanya warga dari berbagai desa dan kelurahan se-Kecamatan Belopa.

Sambutan Bupati Luwu dibacakan Pj. Sekda Luwu Drs. Muhammad Rudi. Bupati bilang, 1 Muharram itu momen untuk berbenah diri jadi pribadi yang lebih baik.

“Hijrah artinya berubah ke arah yang lebih baik. Mulai dari diri sendiri, keluarga, sampai lingkungan sekitar,” kata Muhammad Rudi.

Bupati juga kasih apresiasi ke PERMATA Belopa dan panitia. Ia bilang majelis taklim selama ini aktif bimbing warga ngaji dan jaga akhlak.

Camat Belopa Latif Muhammad Abduh bilang, obor itu simbol cahaya. “Obor itu cahaya yang ngusir gelap. Sama seperti Islam, harus jadi penerang untuk hidup kita dan orang lain,” ujarnya.

Latif bilang, Pemerintahan Kecamatan Belopa juga mau berubah. Komitmennya, pelayanan ke warga dibuat makin mudah dan cepat.

Tampak hadir Pj. Ketua Dharma Wanita Luwu Ny. Rafika Liakat Muhammad Rudi, Forkopimcam Belopa, kepala desa, lurah, tokoh agama, dan warga. Pawai berlangsung tertib dari awal sampai akhir.

Cahaya obor sepanjang jalan Belopa jadi pemandangan malam itu. Warga kompak bersalawat sambil jalan kaki iringi pawai 1 Muharram 1448 Hijriah.(kom/red)

Baca juga

Ritual Sakral Maddoja Roja Warnai HUT ke-67 Luwu, Doa Bersama Mengawali Mappacekke Wanua

4 Juli 2026 - 19:28 WITA

Mallekke Wai HUT Luwu 67 :Air Sumur Arung Senga Diakar, Gadis Belum Balig Usung Ke Baruga

2 Juli 2026 - 14:28 WITA

Harmoni Tradisi dan Harapan: Tudang Sipulung di Desa Sampa Satukan Petani Sambut Musim Tanam

15 April 2026 - 20:27 WITA

Festival Pesisir Desa Raja: Pemuda Pesisir Jadi Garda Depan Menuju Indonesia Emas

18 Agustus 2025 - 10:38 WITA

Penutupan Lomba HUT-RI ke-80 di Desa Temboe Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

17 Agustus 2025 - 19:50 WITA

Trending di Budaya