Menu

Mode Gelap
Bupati Luwu Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Dorong Hilirisasi dan Pengembangan Hortikultura Buktikan Komitmen dalam Memperbaiki Layanan, Satker Kementerian ATR/BPN Meraih 1 Predikat WBBM dan 31 Predikat WTAB Ikuti Bazar Ramadan Kementerian ATR/BPN, Pegiat UMKM Kolaborasi untuk Perkenalkan Produk Unggulan Berikan Pengarahan di Rakerda Kanwil BPN Provinsi Sumsel, Sekjen ATR/BPN: Kemampuan Kelola Tiga Instrumen Jadi Kunci Sukses Pemimpi Bentuk Kepedulian terhadap Sesama, Kementerian ATR/BPN Gelar Bazar Ramadan 1447 H Sosialisasi Permen 2/2026 tentang Kearsipan, Sekjen ATR/BPN: Pengelolaan Arsip Penting bagi Pelayanan Pertanahan

Budaya

Andi Doel Akbar Kembali Menggelar Pameran Dengan Terinspirasi Dari Masyarakat Pembuat Perahu Pinisi Dengan Berkolaborasi Bersama Beberapa Seniman Pertunjukan

badge-check


					Andi Doel Akbar Kembali  Menggelar Pameran Dengan Terinspirasi Dari Masyarakat Pembuat Perahu Pinisi Dengan Berkolaborasi Bersama Beberapa Seniman Pertunjukan Perbesar

DENPASAR,-TEROPONGSULSELJAYA.Com- Seniman muda asal kab. Bulukumba Andi Doel Akbar kembali mengelar pameran dengan berkolaborasi bersama beberapa Seniman pertunjukan di Tempo Dulu Denpasar. Pameran yang berjudul SAGAN itu berlangsung hingga Selasa, 31 Desember 2024.

Pameran ini menyuguhkan ilustrasi sosial, budaya, serta kearifan lokal yang menceritakan tentang eksplorasi, imajinasi dan history akan sebuah sakralitas budaya yang kemudian divisualkan dalam media seni rupa yang dinilai sebagai tempat berinteraksi juga ruang perkembangan nilai pada proses dialegtis yang romantis.

Kolaborasi pertunjukan yang di tampilkan dalam pameran sekaligus menjawab tantangan perkembangan yang serba cepat, mendesak, dan butuh penyesuaianpenyesuaian. Dimensi yang menekankan semiotis pada aspek seni terhadap mobilitas karya.

“pameran ini adalah sebuah proses untuk lebih mengeksplor kemampuan imajinatif dalam pengkaryaan dan menjadi media untuk terus berkarya. ” Kata Prof. Dr. I Wayan Mudra M. Sn, pada saat sambutannya pembukaan pameran, Jumat 27 Desember 2024.

Pada kesempatan kali ini Andi Doel Akbar sebagai perupa menghadirkan 13 Karya dikemas dalam bentuk lukisan instalasi dan performance.

“Karya-karya ini terinspirasi dari proses sosial yang terjadi dalam masyarakat pembuat perahu pinisi di kab. Bulukumba, sebuah tradisi maritim yang sarat akan nilai budaya dan kerja sama. Eleman warna dan tekstur pada setiap karya ini mempresentasikan berbagai dinamika, mulai dari interaksi antar manusia hingga perjuangan kolektif dalam mempertahankan tradisi . ” Kata Andi Doel Akbar.

Adapun simbol-simbol yang dihadirkan menggambar cerita tersembunyi, kode, atau filosofi yang mewakili identitas unik masyarakat pembuat pinisi. Bentuk yg tidak teratur dan tekstur yang kaya menjadi metafora bagi proses sosial yang tidak selalu mulus, tetapi tetap menghasilkan ikatan yang kuat.

“Harmonisasi suatu karya dengan karya lainnya sangat lah penting, seperti PINISI yang memiliki filosofi yang mengandung keteguhan, persaudaraan, dan spiritualistik. Sehingga pameran ini sebagai pembuka untuk menampilkan sebuah maha karya yang akan di tampilkan pada pagelaran selanjutnya. ” Kata Andi Doel Akbar, tutupnya.

Baca juga

Festival Pesisir Desa Raja: Pemuda Pesisir Jadi Garda Depan Menuju Indonesia Emas

18 Agustus 2025 - 10:38 WITA

Penutupan Lomba HUT-RI ke-80 di Desa Temboe Meriah, Jadi Ajang Silaturahmi Warga

17 Agustus 2025 - 19:50 WITA

Festival Pesisir Desa Raja Meriahkan HUT ke-80 RI: Pemuda Pesisir Didorong Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Emas

17 Agustus 2025 - 10:14 WITA

Mappacekke Wanua: Sakralnya Tradisi Penyucian Negeri di Hari Jadi ke-66 Kabupaten Luwu

2 Juli 2025 - 22:06 WITA

Ritual Budaya Mappacekke Wanua Warnai Rangkaian Acara Hari Jadi Kabupaten Luwu Ke–66

2 Juli 2025 - 20:37 WITA

Trending di Budaya